Essay
Perjalanan Untuk Bangkit
Setiap orang pasti dilahirkan dengan keadaan yag berbeda, ada yang dilahirkan dengan kecerdasan, ada yang dialhirkan dengan fisik yang kuat, ada yang dilahirkan dengan kekayaan yang berlimpah. Tapi ada juga orang orang yang dilahirkan dengan kekurangan, seperti penayakit.
Begitupun dengan saya nama saya Raditya Suria Atmaja, saya dilahirkan dengan keadaan yang berbeda dengan orang lain. Saya dilahirkan dengan kelainan darah yang dikenal dengan penyakit hemophilia. Dari kecil saya sudah sakit-sakitan, bolaik balik masuk rumah sakit adalah rutinitas bagiku. Ketika saya beranjak TK, saat itu kakak saya berada di jenjang SMP. Kakak saya memberitahu saya bahwa di buku pelajaran nya dijelaskan mengenai sistem peredaran darah dan kelainan penyakit seperti yang saya derita. Buku tersebut adalah buku ilmu pengetahuan alam. Saat itu saya sangat penasaran dan ingin membacanya, meskipun saya belum bisa membaca kala itu. Mulai saat itu saya berusaha belajar membaca buku itu. Kesukaan saya pada Ilmu Pengetahuan Alam khususnya Biologi bertambah ketika ada seorang dokter di rumah sakit saya berobat ternyata memiliki peyakit yang sama dengan saya.
Setiap hari saya semakin suka dengan ilmu pengetahuan alam khususnya biologi. Dari SD sampai SMP saya selalu mendapatkan nilai yang bagus dan selalu bisa mengejar pelajaran meski jarang masuk karena sakit. Saya selalu membaca buku biologi dirumah ketika saya sedang tidak bisa masuk sekolah karena sakit. Saya pernah mendapat kesempatan untutk mengikuti Olimpade Sains Nasional saat di Sekolah Dasar, namun saya tidak bisa mengambil kesempatan itu karena sakit. Ketika di bangku SMP Saya kembali mendapatkan kesampatan itu dan mengikuti olimpiade sains nasional. Saya sangat senang meski saya tidak menang, itu adalah pengalaman menarik bagi saya yang membuat saya semakin semangat untuk mempelajari Biologi.
Namun ketika saya memasuki SMA saya menjadi minder karena saya sakit dan jarang masuk sekolah. Dari kelas satu saya sudah jarang masuk sekolah karena sakit dan saya mulai kesulitan mengejar ketertinggalan. Di kelas dua saya semakin jarang masuk sekolah dan semakin kesulitan mengejar pelajaran dan saya pun menjadi malas untuk belajar ditambah lagi dengan ada nya wabah corona yang mengharuskan semua orang untuk sekolah dan bekerja dari rumah membuat saya sangat kesulitan untuk mengejar pelajaran dan membenci biologi yang sangat saya sukai. Di kelas tiga ketika semua orang orang sudah mulai mempersiapkan diri unutuk masuk keperguruan tinggi saya masih sangat malas untuk belajar. Saya mengerjakan tugas hanya asal selesai.
Seiring berjalannya waktu saya menjadi sadar dan harus mulai menerima keaadan saya yang memang berbeda dengan orang lain. Saya pun bertekad untuk melakukan sesuatu agar orang-orang yang memiliki kekurangan seperti saya tidak merasakan apa yang saya rasakan. Saya memutuskan untuk masuk ke Pendidikan Biologi agar saya dapat membantu orang orang yang memiliki kekurangan seperti saya dari segi pendidikan. Akan tetapi untuk mencapai tujuan tersebut tidaklah mudah. Saya harus mengejar ketertinggalan saya dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan sebelum UTBK. Siang dan malam tak bosan saya habiskan waktu untuk belajar. Berkat Allah SWT dan dukungan dari keluarga, Alhamdulillah saya lulus seleksi SBMPTN serta diterima di Pendidikan BIologi UNTIRTA. Ini adalah langkah awal dari tujuan saya yang masih sangat panjang.
Yang igin saya capai di pendidikan biologi adalah, mendapatkan pemahaman dan ilmu yang bermanfaat. Lulus dengan IPK yang bagus, melatih kemampuan menyampaikan pendapat dan public speaking dan bisa menjadi lulusan terbaik, serta mendapat banyak pengalaman baik dari organisasi maupun akademik yang nantinya dapat saya aplikasikan di dunia pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.
Saya berharap setelah lulus, Saya dapat mengajarkan ilmu yang saya terima selama perkuliahan kepada anak-anak bangsa agar mereka memiliki pengetahuan yang bagus. Saya ingin memotivasi dan membimbing anak-anak yang mempunyai kekurangan seperti saya, agar mereka tidak patah semangat. Saya pun berencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, karena semakin banyak saya belajar semakin saya merasa banyak ilmu yang tidak saya ketahui.
Komentar
Posting Komentar